Welcome To EnggakJelaz.blogspot.com

Gak Jelaz

Translate

Change Font

Loading

Kamis, 05 Januari 2012

Mobil Esemka Bisa Mengalahkan Xenia Atau Avanza, Namun Patennya Bisa Dibeli Malaysia




Melihat tampilan Mobil Esemka yang diproduksi anak anak SMK Solo, saya optimis sekali bahwa mobil ini bisa mengalahkan Daihatsu Xenia atapun Toyota Avanza. Mengapa tidak? Sebab dengan kapasitas angkut penumpang yang sama 7 orang, tampilan Esemka ini lebih garang dan lebih “laki-laki”. Kapasitas mesin sama dengan Toyota Avanza yaitu 1500 cc, namun harganya jauh dibawah Xenia atau kurang setengah dari hari Harga Avanza keluaran terbaru.
Tinggal bagaimana memproduksi secara massal, menyiapkan komponen komponennya serta melakukan pendistribusian. Selanjutnya dibuat distribusi ke seluruh Indonesia serta membangun jarigan pelayanan pasca jualnya. Tampilan garang, kapasitas angkut besar yang cocok untu keluarga dan mobil kerja, harga dibawah seratus juta rupiah, ketersediaan suku cadang tinggi, serta jaringan service diseluruh SMK yang ada di Indonesia, wah mobil ini akan menjadi mobil terpopuler berikutnya di Indonesia.
1325753097372616670
Sumber Foto : Kompas.com
Apalagi kalau semua bupati dan wakil bupati,  walikota dan wakil walikota serta Gubernur memakainya di seluruh Indonesia, maka tahap pertama saja sudah akan laku seribuan unit. Lalu diikuti oleh seluruh kepala dinas tingkat 1 dan tingkat 2, para dirjen dan direktur di setiap kementerian,  anggota DPRD seluruh Indonesia. Wah dalam tahun 2012 ini minimal dapat terijual 20.000 unit.
Lalu apa masalahnya? Tinggal satu saja, komitmen untuk menghargai prestasi anak Bangsa. Maukah pemerintah memulai untuk memakai mobil ini sekaligus untuk mengkampanyekannya? Sehinga kepercayaan seluruh Rakyat Indonesia tercipta kepada mobil ini? Langkah yang dilakukan oleh Pak Jokowi sangat visioner dan luar biasa. Perlu kita dukung secara ramai-ramai, seperti dukungan Pemerintah  Malaysia dan Korea Selatan di awal kebangkitan Industri Mobilnya.
13257531551631438583
Mobil Esemka Jenis Rajawali 
13257533941799125967
Toyota Avanza Jenis Terbaru
Suatu kebanggaan bagi Rakyat Malaysia memakai mobil produksi negerinya Proton. Rakyat Korea bahkan dibayar pun tidak mau kalau disuruh memakai produk negara lain, Jepang misalnya. Bagaimana dengan Bangsa Indonesia. Masih adakah slogan “Cintailah Produksi Dalam Negeri”.
Tanggapan Ketua Kadin
Menanggapi pendapat ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto (Kompas.com), yang mengatakan bahwa Mobil Esemka masihberupa  hasil dari hobbi anak anak SMK saya kira harus segera diluruskan. Memag awalnya adalah sebuah hobbi sama seperti Facebook yang awalnya hanya hobbi Mark Zuckerberg,  tapi jika direspon secara cepat dan serius apa masalahnya?  Jangan pendapat itu disampaikan oleh Ketua Kadin hanya untuk kepentingan produsen mobil dari luar saja. Biarkan bersaing dalam kualitas dan pelayanan, namun apa yang telah dicapai anak anak SMK perlu di dorong.
Ketua kadin lebih jauh menambahkan jalan masih panjang. Memang masih panjang. Tapi bantulah SMK produsen mobil itu untuk membuat rencana perhitungan yang lebih matang. Berapa lama mobil ini bisa eksis? Lalu apa yang harus dilakukan agar bisa lebih cepat? Bantuan apa yang dapat diberikan oleh Kadin untuk mempercepat laju penjualan mobil ini? Kita lebih suka mendapatkan masukankongkrit dan memotivasi seperti itu dari Kadin atau lembaga lembaga terkait lainnya.
Respon positif harus cepat diambil untuk menunjang produksi mobil ini. Kalau lambat,  jangan jangan Malaysia atau Jepang  suatu saat membeli paten mobil Esemka  ini. Tinggal gigit jari lah kita semua. Ingat perbankan swasta Indonesia semua sudah dimiliki asing. Jadi sangat besar kemungkinan jika hak paten mobil Esemka pun akan dibeli oleh Malaysia atau negara asing lainnya, mengingat potensi pasar dalam negeri yang masih sangat luas. 
Sumber : KLIK !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar